• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

dengkol mlocot

  • DROPDOWN MENU
  • INTERIOR
  • FAKTA UNIK
  • KECANTIKAN
  • MUSIC
  • ISLAMI
  • TUTORIAL ADSENSE JITU
    • YOUTUBE
    • PYPAL
    • ADSENSE
    • -K0SONG-
Home » Info » Islami » Masya Allah!! Pemahaman Kita Selama Ini Tentang Qurban Keliru, Ini Penjelasan Syeikh Ali Jaber.

Masya Allah!! Pemahaman Kita Selama Ini Tentang Qurban Keliru, Ini Penjelasan Syeikh Ali Jaber.

Posted by dengkol mlocot on Saturday, September 26, 2015
Label: Info, Label: Islami

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah Qurban. Dalam sebuah kesempatan beliau berceramah di mesjid Ar-Rahim, Menara 165 ESQ, Jakarta, tepatnya pada 03 Oktober 2014 yang lalu.
Ada tiga hal yang beliau sorot yaitu tentang jumlah qurban per-orang, memakan daging qurban dan pembayaran ongkos penyembelihan dengan kulit hewan qurban.
1. Jumlah qurban
Persoalan pertama yang beliau luruskan adalah tentang jumlah qurban. Ada pemahaman yang berkembang di masyarakat, satu orang wajib berkurban dengan satu ekor kambing. Apabila dalam sebuah keluarga ada lima orang anak, maka menjadi genap tujuh orang sehingga wajib berkurban dengan 1 ekor sapi (konversi dari 7 ekor kambing). Jika tidak mampu, maka bisa berqurban dengan kambing dahulu, misal tahun ini mampu 1 ekor kambing atas nama istri, tahun depan atas nama anak, demikian seterusnya hingga seluruh anggota keluarga sudah dijatah per 1 ekor kambing.
"Ini hal keliru! Qurban berbeda dengan Aqiqah dan Zakat Fitrah yang dihitung perorang. Qurban hitungannya perkeluarga bukan perorang. Ketika nabi Ibrahim AS hendak sembelih Ismail, diganti dengan 1 ekor kambing oleh Allah SWT, padahal Ibrahim beserta 2 istri dan 2 anak harusnya lima ekor. Demikian juga Nabi Muhammad SAW, berkurban dengan 2 kambing. Pada kambing pertama beliau berkata 'Bismillah atas nama Muhammad dan keluarga Muhammad'. Lalu pada kambing kedua beliau berkata 'Atas namaku dan ummatku'. Padahal berapa jumlah istri dan anak serta umat beliau?" kata Syeikh Ali menjelaskan.
"Kewajiban itu tidak lebih dari 1 ekor kambing. Jika mampu 1 sapi atau 1000 sapi silahkan, karena tidak ada larangan atas kemampuan. Misalnya seorang bapak dengan seorang anak berqurban dengan 1 kambing, sah. Dengan 1 sapi silahkan. Seorang bapak dengan 4 orang istri dan masing-masing 10 orang anak hendak berqurban, wajib dengan 1 kambing saja untuk 45 orang sekeluarga. Jika mampu 1000 kambing atau 1000 sapi, boleh, silahkan," lanjut Syeikh menambahkan penjelasannya.
Tentang nama-nama yang disebut saat penyembelihan, Syeikh Ali mengatakan tidak ada kewajiban atas hal tersebut. Karena hakikatnya menyebut atas nama keluarga sudah mencakup seluruh anggota keluarga termasuk orang tua yang sudah meninggal dunia.
"Bismillah atas namaku dan keluarga. Tidak perlu membawa nama-nama. Atas namaku dan keluarga sudah termasuk orang tua yang meninggal. Ada
sebagian ulama membolehkan, kalau kita mampu dan mau khusus, kambing atas nama orang tua, tidak masalah. Kalau tidak mampu, maka 1 ekor sudah termasuk keluarga dan orang tua kita. Ini adalah salah satu sedekah yang berguna bagi orang tua yang meninggal di keluarga kita,"
padding: 0px; vertical-align: baseline;"> katanya.
2. Makan daging qurban
Persoalan kedua yang beliau sorot adalah sunnah yang mulai hilang yaitu banyak yang tidak mau makan dari hasil qurban. Sebagian besar masyakarat tidak mau memakan daging qurban dengan alasan ingin disedekahkan semua untuk fakir miskin.
"Padahal ini adalah sunnah Rasul seperti dalam aqiqah. Rasululullah membagi qurban menjadi tiga, pertama dihadiahkan kepada orang kaya untuk silaturrahim, kedua disedekahkan untuk orang miskin, dan yang ketiga untuk diri sendiri. Bahkan Rasulullah SAW sebelum shalat 'Ied berpuasa, lalu membatalkannya sesudah shalat dari hasil sembelihan hewan qurban," kata Syeikh Ali.
Beliau menekankan bahwa daging qurban yang ingin disedekahkan semua tidak masalah, namun mengajak jamaah agar sesekali menghidupkan sunnah Rasul dengan memakan daging qurban.
3. Pembayaran dengan kulit dan kepala
Persoalan ketiga yang beliau sorot adalah maraknya pembayaran ongkos penyembelihan hewan qurban dengan kulit dan kepala, padahal tidak dibenarkan.
"Tidak boleh pembayaran hasil sembelihan dari kulitnya. Banyak tukang sembelih datang, ketika kita tawarkan untuk sembelih dan tanya berapa, 'ndak papa kasi aja kulitnya sama kepalanya'. Jangan anda setuju dan terima," kata beliau menegaskan.
"Qurban itu lillahi ta'ala bukan jual beli. Kalau sudah dijual berarti bukan qurban karena tidak lillahi ta'ala," tambahnya.
Beliau memberikan jalan keluar dengan terlebih dahulu menjelaskan akad awal dengan tukang sembelih terutama berapa ongkos atau biaya yang diminta. Sedangkan kulit dan kepala bisa diberikan sebagai hadiah.
"Ijab kabul. Tentukan, misal ongkos sembelihan 50 ribu. Jika setuju, selesai! Jika sesudah penyembelihan kita berikan ongkosnya dan tambahkan kulit dan kepala sebagai hadiah, tidak masalah. Tetapi bukan untuk bayar sembelihan. Jadi harus dibedakan," kata beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa amalan ibadah qurban bisa tidak diterima Allah, jika sebagian dari hasil sembelihan dijadikan pembayaran atau ongkos.
Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, adalah salah seorang Imam di Mesjid Nabawi, Madinah. Beliau menyelesaikan 30 juz hafalan Al-Qur'an pada usia 11 tahun di Madinah. Sebagian besar masa kecilnya dihabiskan dengan mengaji kepada para Syeikh di Mesjid Nabawi.
Wallahu a'lam bish showab. Berikut video ceramah Syeikh Ali Jaber.
Sumber : Beradab.com

Terimakasih anda telah membaca artikel tentang Masya Allah!! Pemahaman Kita Selama Ini Tentang Qurban Keliru, Ini Penjelasan Syeikh Ali Jaber. . Jika ingin menduplikasi artikel ini diharapkan anda untuk mencantumkan link https://nitiz3.blogspot.com/2015/09/masya-allah-pemahaman-kita-selama-ini.html. Terimakasih atas perhatiannya.

0 Response to "Masya Allah!! Pemahaman Kita Selama Ini Tentang Qurban Keliru, Ini Penjelasan Syeikh Ali Jaber. "

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

POSTING TERBARU

POPULAR POSTS

  • benarkah berita fili mutaqin pemillik d4f ditahan???? baca artikel informasinya!!!! yang terkena kerugian silahkan baca!
    JAKARTA – Penyidik menyidik investasi bodong Dream for Freedom (D4F) memasuki babak baru. Bos D4F, Fili Muttaqien, harus mempertangg...
  • KORBAN PCC BERTAMBAH BANYAK TAUN INI
     KORBAN PCC BERTAMBAH BANYAK TAUN INI KENDARI - Sejumlah remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara bertingkah laku seperti zombi (mayat hidup)...
  • UFO DI MALESYA APAKAH ADA BENAR??
    Apakah Ufo di malesya ada beneran??? kita telusuri!!! Penampakan UFO dilaporkan terjadi di Malaysia. Tepatnya di wilayah, Selangor, Kla...
  • TERNYATA Begini Rahasianya Manusia Melayang Di Udara
    Salah satu trik yang paling mengagumkan dan banyak mengundang decak kagum dari jaman dulu sampai sekarang adalah trik manusia melayang di ud...
  • English Indonesian The Engine Caught Fire, The Aircraft Failed To Fly American Airlines
    The Engine Caught Fire , The Aircraft Failed To Fly American Airlines     28 Oktober 2016 Chicago – the engine jet pla...
  • OM SERA VIA VALEN LIVE JEPARA DEPAN STADION GBK HASIL JADI REKAMAN ASLI TIDAK DARI HP DAN JADWAL VIA VALLEN
    OM SERA VIA VALEN LIVE JEPARA DEPAN STADION GBK HASIL JADI REKAMAN ASLI TIDAK DARI HP DAN JADWAL VIA VALLEN   OM SERA VIA VALLEN JEPARA ...
  • Jasa Pembuatan Setting Interior EXPRESS FURNITURE JEPARA
    Jasa Pembuatan Setting Interior EXPRESS FURNITURE JEPARA ASLI JEPARA  -> yang mau seting rumah tapi masih bingung. kamilah s...
  • (no title)
    CARA / TRIK MENGHASILKAN UANG DARI UC UNION Apa UC Union? UC serikat adalah program periklanan yang menawarkan aplikasi ...
  • Dragon fruit health benefits
    Benefits of Dragon fruit – fruit is fruit that has recently become popular in the neighborhood communities in Indonesia . This...
  • 8 cara mengatasi istri keras kepala
    1. Menegaskan Sebagian besar wanita tidak menyadari bahwa mereka sudah bertindak egois dengan mengorbankan pasangan mereka. Jadi, Anda ha...

Mengenai Saya

Unknown
View my complete profile
Powered by Blogger.
dengkol mlocot. All Rights Reserved.